Institut Agama Islam (IAI) Al Khoziny Sidoarjo menggelar Studium Generale Program Magister (S2) di Aula Gedung Kampus 1 IAI Al Khoziny, Sidoarjo, Sabtu (3/10/2026). Kegiatan yang bertepatan ini diikuti sebanyak 101 peserta dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Manajemen Pendidikan Islam (MPI).

Studium Generale turut dihadiri jajaran pimpinan institut, dosen Pascasarjana, tenaga kependidikan, serta seluruh peserta. Kegiatan dibuka oleh Dr. Heru Siswanto, M.Pd.I selaku moderator, dilanjutkan sambutan Dr. KH. Djoko Hartono, M.Ag., MM, sebelum memasuki agenda utama berupa ceramah ilmiah dan pengarahan dari Rektor IAI Al Khoziny Sidoarjo, Dr. KH. Abdullah Samsyul Arifin, M.H.I.
Dalam arahannya, Rektor IAI Al Khoziny menekankan pentingnya memahami hakikat menuntut ilmu dengan tetap mengedepankan adab, baik dalam kehidupan akademik maupun kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, ilmu pengetahuan memiliki cakupan yang sangat luas dan tidak bertepi. Sebanyak apa pun ilmu yang telah diperoleh seorang penuntut ilmu, pada hakikatnya masih merupakan bagian kecil dari luasnya ilmu Allah SWT. Karena itu, para mahasiswa didorong untuk terus belajar, mengembangkan diri, serta tidak merasa cukup dengan ilmu yang telah dimiliki.

“Menuntut ilmu bukan sekadar mengejar puncaknya, tetapi bagaimana ilmu tersebut berjalan beriringan dengan pembentukan karakter. Ilmu dan adab harus berjalan bersama,” pesan Rektor, yang akrab disapa Gus Aab ini.
Ia juga mengingatkan bahwa sebelum menuntut ilmu setinggi-tingginya, seorang penuntut ilmu perlu membersihkan hati dan memperbaiki akhlak. Adab harus menjadi fondasi agar ilmu yang diperoleh dapat memberikan keberkahan, kemanfaatan serta menjadi pengingat bagi seluruh civitas akademika IAI Al Khoziny, supaya pencapaian intelektual senantiasa diiringi keluhuran akhlak, niat yang bersih, serta nilai-nilai pesantren.